Setelah Resmi Dihentikan, Ini 3 Opsi Lanjutan Liga Italia

sinyonyatua.com – Liga Italia untuk saat ini telah resmi dihentikan. Penghentian ini pada dasarnya bersifat sementara untuk mencegah penyebaran virus corona. Pemerintah Italia melawarng segala bentuk keramaian termasuk penyelenggaraan event olahraga.

Italia memang menjadi salah satu negara dengan penyebaran virus corona tertinggi di dunia.  Saat ini, jumlah kasus yang sudah terkonfirmasi melebihi 9000 kasus. Sementara kematian akibat korona melebihi 460 kasus.

Pemerintah melakukan segala upaya untuk menghentikan penyebaran virus, atau setidaknya menekan penyebarannya. Museum ditutup. Konser dilarang. Wilayah diisolasi. Segala event yang menghadirkan keramaian di tempat publik tak boleh diselenggarakan.

Kebijakan ini langsung berdampak pada Liga Italia. Semua jenjang kompetisi sepak bola Italia dihentikan sementara hingga waktu yang belum ditentukan.

Baca Juga:   Hasrat Si Nyonya Tua untuk Memulangkan Pogba

Nah, saat ini, otomatis Liga Italia dibekukan. Lantas, bagaimana kelanjutan Liga Italia ke depan?

Presiden FIGC -semacam PSSI di Indonesia-, Gabriele Gravina, mengajukan tiga opsi. Opsi ini akan diseriusi jika memang liga benar-benar tak bisa dilanjutkan karena corona.

Opsi pertama adalah liga dihentikan tanpa juara. Untuk penentuan siapa yang berhak lolos ke kompetisi Eropa akan diserahkan sepenuhnya ke UEFA. Nantinya, UEFA-lah yang akan menentukan siapa yang berhak tampil di Liga Champion maupun Liga Eropa.

Opsi kedua adalah juara ditentukan berdasarkan klasemen saat ini. Jika skema ini berlaku, gelar juara otomatis akan diberikan kepada Juventus yang berada di puncak klasemen.

Juve saat ini memang berada di pucuk. Si Nyonya Tua mengumpulkan 63 poin dari 23 pertandingan. Lazio berada di posisi kedua dengan selisih satu poin di belakang.

Baca Juga:   Breaking News: Bek Juventus Daniele Rugani Positif Corona

Opsi kedua ini rasanya tak adil kepada Lazio yang tampil luar biasa sepanjang musim. Apalagi, Juve dan Lazio belum bertemu di putaran kedua.

Opsi ketiga rasanya lebih adil dan fair bagi semua pihak. Penentuan juara ditentukan melalui play-off. Begitu juga dengan penentuan tim yang promosi dan degradasi.

Hanya saja, opsi ketiga juga masih menyisakan berbagai pertanyaan. Di antaranya siapa saja yang berhak mengikuti play-off, baik untuk menentukan juara maupun menentukan tim yang harus didegradasi. Penentuan juara mungkin akan lebih mudah namun penentuan tim degradasi akan jauh lebih rumit mengingat ada banyak tim yang masih bisa terdegradasi musim ini.

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *