Juventus Kejar Zidane, Susun Rencana Membajaknya dari Real Madrid

sinyonyatua.com – Juventus berencana memecat Maurizio Sarri. Itu sih sudah bukan berita baru. Kalau Juventus mau membajak Zidane dari Real Madrid untuk menjadi pelatih Si Nyonya Tua? Itu baru berita.

Nah, kabar menarik ini kembali menghangat belakangan ini. Juventus disebut sedang menyusun rencana untuk membajak Zidane dari Real Madrid.

Zidane ke Juventus ini sebenarnya rencana lama yang gagal terwujud. Ketika Zidane memutuskan mundur dari Madrid pada periode pertama kepelatihannya di Bernebue, ia sudah menjadi salah satu favorit untuk menggantikan Allegri.

Sayangnya, Zidane dan Madrid seperti dua mantan yang tak bisa saling putus lama. Hanya dalam waktu yang relatif singkat, ia kembali ke Madrid yang sedang bapuk ketika itu.

Baca Juga:   Lord Khedira Cedera Parah, Absen 3 Bulan

Ini membuat Juve tak bisa merekrut Zidane ketika memberhentikan Allegri awal musim lalu. Saat itu, Zidane baru saja kembali ke pelukan sang mantan.

Pada akhirnya, Juve merekrut Maurizio Sarri.

Sekarang impian lama itu mau diwujudkan kembali. Konon kabarnya manajemen Juve tak puas dengan kinerja Sarri. Opa Sarri dinilai gagal mentransformasikan sepak bola menyerang ke dalam tubuh Si Nyonya Tua. DNA Juve sudah terlalu kuat dengan sepak bola pragmatis yang mendewakan hasil, tak peduli main catik atau jelek.

Apalagi, Juve saat ini kesulitan di Liga Italia, dan terancam gugur di Liga Champion.

Jika kondisi ini tak segera membaik, posisi Sarri jelas berada di dalam ancaman. Juve bahkan kabarnya sudah skema pergantian pelatih.

Baca Juga:   Reuni Ronaldo dan Marcelo Mungkin Akan Terwujud Musim Depan

Opsi Pertama

Zidane menjadi opsi teratas jika Juve benar-benar memberhentikan Sarri. Juve bahkan sudah menyusun rencana agar bisa membajak pelatih yang juga pernah menjadi bagian penting dalam sejarah Juventus ini.

Untuk menggoda Zidane, Juve menyiapkan gaji yang mahal. Angkanya mencapai 8 juta euro per musim. Ini akan membuat Zidane menjadi pelatih kedua termahal di Italia, di bawah -siapa lagi kalau bukan- Antonio Conte.

Juve juga menyiapkan skema kontrak tiga tahun dengan opsi perpanjangan jika kinerjanya sesuai ekspektasi.

Juve dan Zidane sendiri adalah dua cinta lama yang saling terpaut. Satu kali, Zidane pernah menyatakan bahwa untuk menjadi juventini itu adalah perkara yang sulit. Tapi sekali anda menjadi juventini, anda akan menjadi juventini selamanya.

Baca Juga:   Alibi Tuan Sarri Atas Kekalahan Juventus

Zidane berulang kali mendeklarasikan dirinya sebagai Juventini. Dan dengan demikian, hanya soal waktu ia akan melatih tim yang pernah ia bela ketika menjadi pemain.

Pertanyaannya kemudian, kapan waktu itu akan datang?

 

Facebook Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *